Pada
Proses ini kita harus mengadakan diskusi terhadap orang orang yang akan
mengerjakan proyek, untuk mendapatkan komitmen bahwa proses pembangunan proyek
adalah berpusat kepada pengguna atau user, Itu berarti bahwa proyek akan
memiliki waktu dan tugas untuk melibatkan pengguna atau user dalam awal dan
akhir proses atau di mana mereka dibutuhkan. Dan juga orang - orang yang
mengerjakan proyek harus mengetahui betul tentang metode User Centered Design (UCD)
ini melalui studi literatur, pelatihan atau seminar (ISO 9241 - 210, 2010) User
Centered Design (UCD) Process (ISO 9241 - 210, 2010)
2.
Understand Specifying the Context of Use
Dasar dari setiap
proses UCD adalah untuk memahami pengguna dari produk yang dimaksudkan dan
lingkungan penggunaan mereka. Oleh karena itu, proses UCD khasnya dimulai
dengan mengidentifikasi pengguna, ini juga termasuk semua stakeholders,
atau pengguna tidak langsung, semua yang berhubungan dengan sistem. Pada tahap
ini juga, kita mengidentifikasi karakteristik pengguna dan kelompok pengguna,
Karakteristik mungkin, mengikuti definisi ISO, keterampilan, pendidikan, usia,
dll (ISO 9241 - 210, 2010). Dalam memahami dan menentukan konteks pengguna
meliputi :
·Karakteristik
pengguna yang diharapkan
·Pekerjaan yang dilakukan pengguna
·Pemecahan secara hirarki atas pekerjaan global
·Tujuan global penggunaan sistem untuk setiap kategori pengguna, termasuk
karakteristik tugas yang mungkin mengganggu penggunaan dalam scenario khusus,
seperti frekuensi dan lama kinerja.
·Deskripsi harus mencakup alokasi aktifitas dan langkah operasional
antara manusia dan sumber daya teknologi.
·Pahami lingkungan tempat pengguna akan menggunakan system.
·Sangat penting awal langkah untuk menentukan kebutuhan sistem minimal dan
optimal dengan memperhatikan.
3. Specify
the User and Organizational Requirements
Mengidentifikasi
kebutuhan pengguna dan kebutuhan organisasi. pada tahap ini adalah tahap
penggalian informasi atau data untuk menggumpulkan kebutuhan dari pengguna,
kemudian setelah informasi/data telah terkumpul, dilakukanlah penataan
informasi dari data kebutuhan pengguna tersebut, lalu kebutuhan pengguna
digambarkan ke dalam berbagai bentuk/teknik, seperti narasi, gambar, atau
diagram, dll. Dalam hubungannya dengan konteks pengguna yaitu :
·Kualitas perancangan
interaksi manusia dan komputer serta workstation.
·Kualitas dan isi tugas pengguna ( termasuk alokasi tugas diantara kategori
pengguna yang berbeda ).
·Kinerja tugas yang efektif khususnya dalam hal transparansi aplikasi ke
pengguna.
·Kerjasama dan komunikasi yang efektif diantara pengguna dan pihak ketiga yang
relevan.
·Dibutuhkan kinerja sistem baru terhadap tujuan finansial.
4. Produce
Design Solutions
Tahap ini merupakan
tahap perancangan solusi. Dimana peneliti akan membangun desain sebagai solusi
dari sistem yang sedang dianalisis dengan teknik prototyping yang digunakan
untuk membuat ide-ide terlihat dan memfasilitasi komunikasi yang efisien dengan
pengguna. Ini mencegah kemungkinan kebutuhan dan biaya tinggi yang terkait
untuk pengerjaan ulang produk pada langkah berikutnya dari siklus hidup. Ketika
solusi desain disajikan kepada pengguna, mereka juga harus diperbolehkan untuk
melaksanakan tugas-tugas. Umpan balik pengguna yang dikumpulkan harus
dimasukkan dalam perbaikan solusi desain. Ini harus iterasi terus sampai tujuan
desain telah dipenuhi
5. Evaluate Design
Against Requirements
Tahap ini merupakan
tahap evaluasi terhadap perancangan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan
pengguna. Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana perancangan yang
dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pengguna dengan teknik kuesioner. Tujuannya
adalah untuk menghasilkan umpan balik untuk lebih meningkatkan produk dan untuk
menentukan apakah desain memenuhi kebutuhan pengguna yang ditentukan, tujuan
kegunaan dan sesuai dengan pedoman kegunaan umum. Siklus proses UCD terus
berlangsung selama tujuan kegunaan belum dipenuhi.
Komentar
Posting Komentar